Jumat, 01 Juni 2012

Rayuan merdu "ateis praktis"


Kudengar senandung merdu untuk Tuhan,
Jejeran kata  nan teduh menggapai hamparan surga
Irama nada nan lembut mengayun-ayunkan sukma
Hampirku terhanyut bersama indahnya lagu itu

Perlahan kulebarkan bola mata,
Tersentak hatiku hampir tak percaya
Kata kata nan indah tak lebih dari rayuan
Hanya bualan..rayuan indah untuk Tuhan....
Bualan dari yang mengakui Tuhan, tanpa ketuhanan dalam keseharian
Ya memang...memang merdu rayuan si ateis praktis.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar